Optimasi SEO Menggunakan Tag Meta - Copydev

Optimasi SEO Menggunakan Tag Meta


Optimasi SEO adalah hal yang wajib diketahui oleh mereka pemilik blog / website agar bisa bersaing di mesin pencari seperti Google. Ada 2 macam Optimasi SEO yang biasa kita kenal yaitu On-page SEO dan Off-page SEO.

Semua berkaitan dengan seberapa besar kemungkinan anda memenangi perebutan posisi di peringkat pertama pencarian. Mengapa harus halaman pertama? Dari namanya aja mesin pencari berarti orang yang mencari info atau hal lain yang mereka cari adalh hal yang valid dan cepat ditemukan. Otomatis artikel dari blog / website dihalam pertamalah yang besar kemungkinan mereka buka.

Tak kalah dengan betapa dibutuhkannya Backlink Yang Bagus Untuk SEO. Tag Meta juga kan sangat berpengaruh jika kita salah atau kurang pada penerapannya.

Tag Meta secara garis besar bisa disebut juga dengan info yang ada didalam source yang akan diambil oleh mesin pencari untuk dicocokan kerelevanannya dan akan ditampilkan dihalaman Google saat dicari.

Optimasi Tag Meta juga tak kalah penting pada penerapan On-page SEO, karena langsung bertemu dan akan dibaca oleh mesin pencari. Jadi dalam hal ini, Tag Meta tentu saja bisa berpengaruh besar terhadap muncul atau tidaknya blog / website kita dimesin pencari dengan kata kunci yang disesuaikan.

Dalam praktiknya, Tag Meta sering kita lihat di bawah markup <head> dengan jenis-jenis sebagai berikut :

  • <meta name />
  • <meta property />
  • <link rel />

Markup diatas hanyalah sebuah dasar pengenalan pembahasan kita kali ini. Mari kita lanjutkan kesesi yang lebih mendalam tentang Tag Meta ini.

Tag meta yang harus ada dalam setiap source yang kita miliki agar lebih SEO Friendly adalah sebagai berikut :
  • meta equive
  • meta description
  • meta keywords
  • meta language
  • meta image
  • link rel calonical
  • link rel shortlink
Berikut adalah penjelasan dan kegunaannya :

#1 Meta Equive

Menurut admin, tag meta equive adalah bagian penting untuk menerangkan bahasa yang ada pada page / homepage tersebut. Ada 3 macam yang sering admin gunakan untuk tag meta ini. Berikut adalah contoh mark-up tag meta-nya:
<meta http-equiv="content-language" content="en" />

#2 Meta Description

Meta description adalah data yang akan diambil sebagai preview sekilas yang akan ditampilkan di halaman pencarian. Biasanya mengandung beberapa keywords atau kata kunci terkait yangrelevan dengan pencarian yang pengunjung ketikkan.

Ini menjadi tidak digunakan jika kalian menggunakan Blogger atau Wordpress. Karena pada saat anda membuat post akan ada kolom yang bertuliskan description dan itulah yang akan ditampilkan sebagai preview di halaman Google nantinya.

Meta description menjadi penting disaat anda membuat blog / website dengan koding sendiri. Maka jangan sampai lupa untuk menuliskan baris meta descriptions pada source yang sedang anda buat.

Untuk penulisannya ada beberapa jenis, berikut contohnya :
<meta name="description" content="deskripsi anda" />
<meta name="og:description" content="deskripsi anda" />

#3 Meta Keywords

Sama dengan meta description. Meta keywords berfungsi untuk diambil sebagai pemanggil robot bahwa disini cukup relevan untuk ditampilkan. Dengan kata lain mengandung kata kunci yang sama dengan apa yang diketikkab pencari.
Namun tidak seperti meta description yang akan diambil sebagai preview di halaman hasil pencarian.

Untuk penulisannya sebagai berikut:
<meta name=""keywords" content="pisah kata kunci dengan koma" />

Update:

Untuk sekarang tag meta keywords sudah tidak dipakai lagi oleh "Google". Namun tidak ada salahnya menambahkan meta ini untuk mengacu pada keywords yang ditargetkan. "Asal jangan spam keyword".

#4 Meta Language

Ada beberapa macam meta lenguage yang bisa diterapkan untuk memaksimalkan atau paling tidak untuk menyakinkan Search Engine.
<html lang="en">
<meta http-equiv="content-language" content="en" />
<link rel="alternate" href="https://domainanda.com/" hreflang="en"/>

Keterangan:

"en" adalah kode untuk menunjukkan bahasa, jika blog kalian menggunakan bahasa indonesia ganti "en" menjadi "id". Bisa juga dengan "en_US" atau "id_ID".

#5 Meta Image

Meta image bermanfaat untuk menunjukkan bahwa image yang digunakan ada didalam directory blog tersebut. Akan lebih bagus terhadap SEO, gunakan kata kunci atau nama brand "nama website/blog kalian" untuk nama file yang akan digunakan dalam meta image. Bberikut contoh mark-up meta image:
<meta property="og:image" content="/apple-icon.png" />
<link rel="icon" type="image/png" href="/favicon.png">

#6 Link Rel Calonical

Pada dasarnya meta link rel calonical adalah sebuah penunjuk url halaman. Dibawah ini mark-up yang bisa anda gunakan.
<link rel="canonical" href="https://domainanda.com/" />
Jika akan digunakan pada halaman "bukan homepage" tinggal ganti saja url pada href="". Jadi seperti ini.
<link rel="canonical" href="https://domainanda.com/bla-bla-bla/" />

#7 Link Rel Shortlink

Sangat mirip dengan link rel calonical, namun berbeda fungsi. Berikut contoh dari mark-up link rel shortlink.
<link rel='shortlink' href='https://domainanda.com/' />
Jika digunakan pada halaman "bukan homepage" ganti url nya..
<link rel='shortlink' href='https://domainanda.com/' /> 

Bagaimana? Sebenarnya ini akan membuat website/blog anda semakin banyak mark-up dan belum tentu Google mempertimbangkannya. Namun teknik ini perlu anda coba, bisa jadi dengan menambahkan mark-up mark-up tersebut akan meningkankan SERP website/blog kalian. Siapa tau?

Sekian dulu dari admin. Semoga pembahasan tentang Optimasi Tag Meta bermanfaat bagi kalian. Jika ada kekliruan dalam memberikan tutorial, harap maklum. Terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel